Kamis, 02 Februari 2017

RUMPUT TETANGGA LEBIH HIJAU

Ikada, Sintha, and me

Siapa yang tak tahu peribahasa ngehits ini. Ya ngehits karena memang banyak dialami generasi masa kini, apalagi dengan adanya medsos. Gak jarang kan nemuin (atau malah yang nulis) komen begini:
“Wah jalan-jalan terus ya?” | “Cieee main mulu” | “Dolan ae, Rek!”

Padahal bisa jadi postingnya latepost, bisa jadi itu bukan yang sedang terjadi tapi yang sedang diingini atau dikangeni, bisa jadi itu bukan lagi kenyataan tapi harapan, bisa jadi dia jalan-jalan karena kerjaan bukan hiburan, tapi yang komen tadi udah baper sendiri pengen kayak yang ngepost dan ngejudge “hidupnya pasti lebih nyenengin dari hidupku”.

Padahal kalau kupikir-pikir, normalnya yang diposting orang-orang memang momen seneng, apalagi di IG. Kan berbagi bahagia lewat foto. Ya kaleus masa’ pantes kalau kita posting foto lagi nangis karena over-stressed sama masalah pribadi, lagi manyun karena gak rampung-rampung skripsi, lagi berantakan karena deadline kerjaan, lagi kebingungan karena bokek belum terima gaji, lagi suntuk karena due date bayar itu dan ini, dan macem-macem sisi lain yang gak kita ketahui. Gak pantes kan?!? Kurang²in deh pikiran ‘rumput tetangga lebih ijo’, nih rumput pelataran candi jelas lebih ijonya. Now live your own life 🙆🙌🙋.

©DwisRiyuka | 201701

📷 taken by @dwisetyo__

0 komen pemBACA:

Posting Komentar

Komentari yang sudah diBACA yuk :)